13/04/2021

Bima Arya: Ganjil Genap Bogor Berlaku untuk Orang Tak Jelas Tujuannya

Bogor, metrokota.net
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan aturan ganjil genap nomor kendaraan yang mulai diberlakukan Sabtu (6/2/2021) ini tidak untuk menghambat produktivitas warga.

Warga yang harus keluar rumah untuk bekerja dan tujuannya jelas diberi kelonggaran serta dibolehkan melintas di Kota Bogor.

“Jadi ganjil genap ini ditujukan tidak untuk menghambat produktivitas, tetapi ditujukan untuk prokes. Pertama, (ganjil genap) berlaku untuk orang-orang yang tidak jelas tujuannya.

Tetapi yang berkegiatan, bekerja, melayani publik, ekonomi, ini masih bisa. Tetapi jika tidak ada kejelasan kegiatannya, kami akan minta putar balik,” kata Bima di Balaikota Bogor, Jumat (5/2/2021).

Setiap pekerja yang ingin melintas Kota Bogor saat ganjil genap diberlakukan, menurut Bima, diwajibkan menunjukkan identitas pekerjaannya atau keterangan dari tempatnya bekerja. Selain itu, polisi juga akan melakukan tindakan diskresi terhadap keperluan warga yang mendesak.

“Kalau memang bisa menyampaikan identitas dan keterangan terkait produktivitas, mungkin mengantar sembako, ojol, dan sebagainya, serta bisa dibuktikan, kalau karyawan bisa menunjukkan name tag dan sebagainya, itu pasti kita bebaskan,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Condro Purnomo.

“Kami juga punya diskresi dalam pelaksanaannya, kalau ada yang mendesak misalnya, mau ke rumah sakit, dan sebagainya. tidak masalah dan tidak usah khawatir,” ucapnya menambahkan.

Susatyo menegaskan pemberlakuan ganjil genap di Kota Bogor bukan upaya mengurai kemacetan, tetapi terkait upaya Pemkot Bogor untuk menekan angka positif COVID-19.

“Kami tekankan adalah bahwa masyarakat harus sadar bahwa ini terkait prokes, seiring dengan meningkatnya angka (kasus COVID-19) yang sangat tinggi di Kota Bogor,” ucap Susatyo.

error

Sharing informasi ini.