13/04/2021

Jajanan Bakpao Yang Digandrungi Masyarakat

Bogor, metrokota.net-Bakpau adalah makanan khas masyarakat Tionghoa yang cukup banyak digandrungi masyarakat umum di Kota Bogor. Selain memiliki citarasa lembut dan juga nikmat, makanan ini mudah ditemui di pinggir jalan kota. Inilah yang menjadikan bakpau tetap laris, seperti yang dijual Supu Daeng Tompo.

Untuk menikmati makanan nikmat ini, kita bisa langsung saja ke area Pasar Anyar Bogor. Supu Daeng Tompo sudah 4 tahun berjualan bakpau hangat. Bakpau Pak Daeng memiliki 4 varian rasa yaitu isi daging, cokelat, keju, dan kacang ijo. Harga satu bakpau yang dijual Pak Daeng cukup murah hanya 5 ribu rupiah saja.

Dari empat jenis rasa, bakpau berisi daging ayam paling banyak digemari. Namun kembali lagi semua tergantung selera masing-masing. Kue bakpau yang dijual pria kelahiran Jeneponto, 01 Agustus 1971 ini merupakan hasil produksi istrinya yang kemudian ia jualkan setiap hari dari jam 3 sore sampai 9 malam. Sejak awal berjualan pada Januari 2016, Pak Daeng tidak pernah berpindah tempat. Karena ia tidak ingin kehilangan pelanggan yang sudah banyak mengetahuinya.

“saya berjualan di area Pasar Anyar Bogor saja karena sudah banyak orang yang tahu kalau saya berjualan disini, kalau saya pindah tempat nanti pelanggan saya bingung carinya” ujar Pak Daeng.

Agar langkahnya bisa lebih jauh lagi untuk berkeliling berjualan bakpau, suami Lasri itu pun memodifikasi sepeda motornya dengan menambahkan bak gerobak di belakangnya. Sehingga bakpau bulat warna putih susu itu bisa ditaruh ke dalam bak tersebut.

Setiap harinya Pak Daeng membawa sebanyak 80 kue bakpau untuk dijual. Penjualan bakpau setiap hari tak menentu, dan jarang sekali semua bakpau nya laku terjual. Paling banyak biasa nya hanya terjual 50 bakpau.

“Jarang sekali bakpau laku semua, paling banyak setiap hari bisa 50 bakpau terjual. Untung saja masih bisa bertahan dua hari jadi besoknya bisa saya jual lagi,” ucapnya.

Ternyata tidak hanya Pak Daeng saja yang berjualan bakpau. Anaknya pun membantu berjualan bakpau menggunakan motor sendiri. Dia mengaku sangat menikmati usaha nya ini. Pak Daeng juga berharap 4 tahun kemudian bisa membuka toko bakpau di sebuah ruko, sehingga bakpau nya dapat berkembang lebih luas.

error

Sharing informasi ini.