Jatuh Bangun Produsen Beras Saat Ini

Bogor, metro kota news
Beras adalah salah satu produk makanan pokok paling penting di dunia. Pernyataan ini terutama berlaku di Benua Asia, beras menjadi makanan pokok untuk mayoritas penduduk ( terutama di kalangan menengah ke bawah masyarakat ).

Benua Asia juga merupakan tempat tinggal dari para petani yang memproduksi sekitar 90 persen dari total produksi beras di dunia terutama Indonesia.

Indonesia terkenal dengan negara yang memiliki banyak daerah hijau dengan nuansa Padi. Salah satu daerah yang menjadi tempat penggilingan padi yaitu Kp. Cinangneng, RT 002 RW 001, Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Bapak Ahmad Jaenudin seorang pemilik sekaligus pekerja di tempat penggilingan beras ini yang setiap hari menerima gabah untuk di giling kemudian di olah menjadi Beras.

Sebelum terjadi pandemi Covid-19 Pak Ahmad ini memproduksi beras sekitar 500 kilo selama sehari. Tetapi, setelah terjadi pandemi produksinya menurun drastis menjadi 100 kilo selama sehari itupun masih kurang stabil.

“ Sebelum Covid-19 terjadi selama sehari saya produksi 500 kilo, tapi setelah terjadi Covid-19 menjadi berkurang, paling cuma 100 kilo per harinya, “ ujar Pak Ahmad

Pengaruh dari pandemi ini sangat besar bagi para produsen, karena dari omset yang minim harus membagi-bagi dengan seimbang mulai dari memberi upah kepada para pekerja, membeli gabah, biaya perawatan mesin dan lain sebagainya.

Selain itu, pengaruh dari Bansos ( Bantuan Sosial ) dari pemerintah juga sangat berpengaruh terhadap penurunan produksi beras ini karena banyak masyarakat yang mendapatkan beras dari Bansos tersebut. “ Banyak masyarakat yang dapat Bansos membuat para peminat produksi beras ini menjadi menurun, sekarang saja saya belum sama sekali menerima pesanan “. Ujarnya kembali.

Jadi, sekarang-sekarang ini mayoritas peminat beras hanya masyarakat sekitar saja, selama tidak ada peminat beras tersebut di simpan di gudang terlebih dahulu. Ia berharap pemerintah lebih perduli lagi terhadap pengusaha menengah ke bawah.(ARI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Sharing informasi ini.