13/04/2021

Jatuh Bangun Warung Internet Masa Kini

Bogor, metrokota.net-Tahun 2000-an warnet menjadi salah satu tempat nongkrong dan bermain anak sekolah untuk bermain game online. Warnet atau kepanjangan dari Warung Internet kebanyakan didatangi oleh anak-anak yang tidak memiliki komputer di rumah nya.

Namun, sekarang ini Warnet sudah jarang ditemui karena berkembang nya zaman yang selalu menggunakan laptop dan handphone.

Tetapi kita masih bisa menemui sebuah Warnet yang masih ada di zaman seperti ini yaitu Warnet ELDE. Pemilik warnet yang bernama Regi ini menceritakan bahwa usaha nya saat ini benar-benar berubah secara drastis. Yang dahulu warnet selalu ramai setiap hari nya, sekarang hanya beberapa orang saja yang mendatangi tempat ini.

“waduh jauh banget dibandingkan warnet tahun 2000-an, pendapatan nya jauh sekali, makin kesini peminatnya semakin berkurang” ujar Regi.

Pada saat awal Regi membuka usaha ini, ia menyediakan 10 komputer dan sekarang hanya tersisa 2 komputer. Hal itu terjadi karena zaman sekarang anak-anak sudah lebih memilih bermain handphone dibandingkan harus ke warnet.

“game di warnet bisa dimainkan di handphone,akhirnya mereka lebih memilih game di handphone karena hanya modal kuota kecuali game yang tidak bisa dimainkan di Android atau IOS” ujar Regi melanjutkan pembicaraan.

Dahulu tempat ini selalu ditunggu-tunggu, warnet belum buka pun sudah banyak yang antri sampai setiap harinya komputer tidak pernah kosong. Warnet yang pernah dinilai negatif oleh beberapa orang ternyata mempunyai fungsi yang sangat baik untuk mahasiswa.

Karena mahasiswa selalu membutuhkan alat print untuk menyetak tugas. Tidak semua mahasiswa di rumah memiliki fasilitas mesin print dan akhirnya mereka memilih untuk mengeprint di warnet.

Dari menurun nya pendapatan Regi selama berkembang nya zaman ini, membuat Regi ingin membuka BIMBA (Bimbingan Belajar). Namun, keinginan nya pun tidak terealisasikan dikarenakan adanya wabah virus covid19. Regi juga pernah mencoba berjualan minuman-minuman kecil tetapi hasil usaha nya itu kurang diminati oleh banyak orang.

Ekonomi Regi sekarang ini sangat menurun drastis. Setiap ia ingin mencoba suatu usaha baru selalu gagal. Regi tidak akan menutup warnet nya walaupun tidak ada peminat. Regi berharap dikemudian hari warnet nya bisa ramai seperti dahulu.

“saya sengaja masih membuka warnet ini, saya mengusahakan jangan sampai tutuplah, berharap di kemudian hari bisa ramai seperti dahulu” ujar Regi menutup pembicaraan dengan wartawan metro kota news.(ADD)

error

Sharing informasi ini.