13/04/2021

Mengenal Tanaman Hias Bunga Krisan Yang Indah

metrokota.net-Krisan merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat populer di Indonesia sejak dua dekade terakhir, permintaan bunga cenderung meningkat setiap tahun. Krisan dibudidayakan untuk menghasilkan bunga potong, tanaman pot ataupun tanaman taman.

Bunga krisan sangat beragam dalam bentuk, ukuran, maupun warnanya. Krisan yang bernilai komersial kebanyakan berasal dari golongan all year round (AYR Chrysanthemum). Sejak tahun 2002, Balai Penelitian Tanaman Hias telah melepas lebih dari 100 varietas krisan dengan berbagai tipe dan warna yang unik dan menarik. Beberapa varietas ini pun mempunyai keunggulan diantaranya tahan hama dan penyakit. VUB krisan hingga kini telah beredar di pasaran dan menjadi alternatif pilihan bagi produsen bunga.

Krisan diperbanyak dengan menggunakan anakan, setek pucuk, atau setek batang. Untuk mendapatkan tanaman dalam jumlah besar dalam waktu singkat, perbanyakan dapat dilakukan melalui kultur jaringan. Dewasa ini kultur meristem digunakan untuk mendapatkan tanaman krisan yang bebas virus.

Jarak tanam yang umum untuk tanaman induk krisan ialah 15×15 cm. Mulai sejak tanam diberi pupuk cair 200 ppm N dan 200 ppm K serta mendapat penyinaran tambahan. Cahaya tambahan diberikan dengan intensitas 70 lux dengan lampu pijar atau TL dan lama penyinaran 3-5 jam pada malam hari.

Setelah bibit tumbuh tegar, segera dilakukan pemotesan pucuk guna merangsang pertumbuhan tunas. Stek harus diambil sesering mungkin agar tanaman induk tetap berada dalam stadia juvenil Penggunaan bibit berupa anakan tidak menjamin keseragaman pembungaan tanaman.

Stek pucuk diambil dari tanaman induk yang disemai dalam media arang sekam. Untuk mempercepat perakaran, bagian pangkal stek pucuk diolesi dengan zat perangsang akar. Setek berakar ditanam pada bedengan yang telah disiapkan (untuk krisan bunga potong) atau ditanam dalam pot-pot. Selama fase vegetatif, tanaman diberi penyinaran tambahan dan dipupuk dengan 200 ppm N dan 200 ppm K.

Pupuk P ditambahkan dalam media dengan dosis 0,51 g/tanaman. Tambahan penyinaran dilakukan selama empat minggu untuk krisan bunga potong, dan 1012 hari untuk krisan pot. Intensitas cahaya minimum 5077 lux dan maksimum 200 lux tergantung varietas. Pencahayaan dilakukan tengah malam dengan metode interupsi (15-15) x 8 atau (10-20) x 8 tergantung varietas tanaman.

Jarak tanam untuk krisan bunga potong tergantung musim, kultivar, dan metode pengaturan bunga (stek dipincing atau dibiarkan tumbuh sebagai Single Stem). Jarak tanam untuk stek yang dipincing adalah 15×18 cm di musim penghujan. Stek yang berada di bagian pinggir bedengan diatur tiga tunas.

Tanaman yang diproduksi satu tangkai (tanpa pincing) ditanam dengan jarak tanam 10×15 cm di musim kemarau dan 13×15 cm di musim penghujan. Beberapa kultivar yang mempunyai daun lebar memerlukan jarak tanam 15×15 cm.

Stek pucuk diambil dari tanaman induk yang disemai dalam media arang sekam. Untuk mempercepat perakaran, bagian pangkal stek pucuk diolesi dengan zat perangsang akar. Setek berakar ditanam pada bedengan yang telah disiapkan (untuk krisan bunga potong) atau ditanam dalam pot-pot. Selama fase vegetatif, tanaman diberi penyinaran tambahan dan dipupuk dengan 200 ppm N dan 200 ppm K. Pupuk P ditambahkan dalam media dengan dosis 0,51 g/tanaman. Tambahan penyinaran dilakukan selama empat minggu untuk krisan bunga potong, dan 1012 hari untuk krisan pot. Intensitas cahaya minimum 5077 lux dan maksimum 200 lux tergantung varietas. Pencahayaan dilakukan tengah malam dengan metode interupsi (15-15) x 8 atau (10-20) x 8 tergantung varietas tanaman.

Jarak tanam untuk krisan bunga potong tergantung musim, kultivar, dan metode pengaturan bunga (stek dipincing atau dibiarkan tumbuh sebagai Single Stem). Jarak tanam untuk stek yang dipincing adalah 15×18 cm di musim penghujan. Stek yang berada di bagian pinggir bedengan diatur tiga tunas.

Tanaman yang diproduksi satu tangkai (tanpa pincing) ditanam dengan jarak tanam 10×15 cm di musim kemarau dan 13×15 cm di musim penghujan. Beberapa kultivar yang mempunyai daun lebar memerlukan jarak tanam 15×15 cm.

error

Sharing informasi ini.