Papan Larangan Yang Terbengkalai

Bogor, metro kota news
Kebersihan merupakan aspek yang sangat penting, baik dalam lingkup pribadi maupun bermasyarakat. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas segelintir orang, namun setiap individu seharusnya ikut serta berpartisipasi dalam setiap program kebersihan di mana mereka berada.Peringatan untuk hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan digalakkan.

Berbagai cara dan upaya dilakukan, baik dengan kampanye melalui media sosial, dan tak sedikit yang berupa papan peringatan.Nah biasanya papan-papan peringatan diisi dengan kalimat anjuran, namun tak sedikit yang menuliskan kalimat bernada keras agar setiap orang mawas diri untuk buang sampah sembarangan saat membacanya.
Namun, bagaimana jadinya jika papan yang bertuliskan larang tersebut tertutup dan tak terlihat ? Seperti yang terjadi di Jalan Dramaga arah Ciampea, Bogor.

Terlihat sebuah papan bertuliskan larangan membuang sampah pada saluran irigasi tersebut. Tetapi, tulisan itu tidak terlihat karena tertutup oleh beberapa tumbuhan yang merambat sehingga sebagian dari papan itu tertutup dan tidak terbaca jelas.


Bagaimana masyarakat sadar akan larangan membuang sampah ke saluran irigasi, jikalau papan dari larangan tersebut tidak terlihat. Warga yang lalu lalang pun tidak sadar akan adanya tulisan di bantaran saluran irigasi. Ini membuat banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan saluran irigasi pun menjadi kotor dan tersumbat.Pada dasarnya pemeliharaan untuk aset-aset tersebut sangat penting. Menurut Bapak Samudra salah satu Kabid Irigasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hal ini dapat terjadi karena memang kurang terkontrolnya semua daerah yang memiliki aset tersebut.

” itu karena kurang terkontrol, karena untuk daerah Kabupaten Bogor saja memiliki 440 Kelurahan, jadi sangat luas. Tetapi utamanya, pihak kami memiliki prioritas, ” ujar Bapak Samudra.

Selain itu, dalam setiap pemeliharaan aset ada tahap-tahapnya seperti dilakukannya survei terlebih dahulu. Lalu, di tentukannya jenis masalah baik ringan, sedang, maupun berat. Ada beberapa bagian yang mengurus masalah-masalah dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Bagian-bagian itu antara lain Kabid normalisasi yang mengurus perbaikan saluran.

” dalam pemeliharaan juga harus sesuai tahap, seperti di survei terlebih dahulu, kemudian di tentukan tingkat kerusakan baik ringan, sedang maupun berat. Untuk bagian sedang dan berat dipusatkan ke reguler, sedangkan yang ringan ke bagian pemeliharaan. Karena disini memiliki beberapa bagian salah satunya perbaikan saluran di pusatkan ke bagian normalisasi, ” terangnya.

Menurut pak Ahmad Samudra akan ada tim survey khusus yang diturunkan ke lokasi, untuk mengatasi masalah tertutupnya papan larangan tersebut. Agar lebih terlihat dan bersih.Sebaiknya pemerintah yang mengawasi Aset tersebut lebih memperhatikan dan memeriksa setiap daerah-daerahnya. Karena, sudah banyaknya papan-papan yang bertuliskan larangan membuang sampah sudah terbengkalai, seperti sudah karatan, sebagian tulisan sudah tidak terlihat, dan lain sebagainya. Agar tidak ada lagi masyarakat yang mebuang sampah sembarangan.(REDK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Sharing informasi ini.