Pengalaman Ahmad Seorang Driver Ambulans

Bogor, metro kota news
Sebagai pengendara Ambulans pasti pernah mengalami berbagai macam hal yang tak terduga baik saat membawa Jenazah dalam keadaan darurat maupun dalam keadaan meninggal dunia.

Seperti salah satu pengendara Ambulans bernama Bapak Ahmad Yani dari Organisasi masyarakat yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan ( POSPERA ) Jawa Barat. Tepatnya berada di Jl. H. Isa, Ciseeng, Parung, Kota Bogor.Bapak Ahmad biasa mengantar ke daerah-daerah luar Kota Bogor ini sesuai permintaan dari pihak keluarga tersebut.

Ia pernah mengantar jenazah sampai ke Lamongan Jawa Timur dan juga ke daerah lainnya.Dalam perjalanan ini, banyak hal yang sebenarnya pak Ahmad rasakan seperti perasaan takut ketika sedang membawa jenazah yang meninggal dunia sampai jenazah yang sedang dalam keadaan darurat.

Tetapi menurutnya, hal seperti itu tidak harus di pikirkan apalagi sampai di jadikan sebuah beban.

” perasaan takut sih ada, tetapi kalau masalah tentang itu saya tidak mau di pikirkan apalagi di jadikan beban, kalo saya tugas ya tugas saja dalam mengantar pasien,” ujar pak Ahmad.

Ketika dalam perjalanan mengantar jenazah pak Ahmad ini sering kali melihat sosok-sosok yang menampakkan diri kepadanya. Dan juga ia sering mendengar suara-suara aneh lainnya terutama ketika malam hari.Selain itu, pak Ahmad ini juga pernah mengalami kejadian saat mengantar pasien yang sedang dalam keadaan Darurat atau dalam keadaan segera di tangani, karena pasien sudah tidak bisa menahan rasa sakit akhirnya pasien tersebut meninggal dunia di Ambulan ketika sedang dalam perjalanan.

Memang fasilitas dari Ambulans ini belum sepenuhnya lengkap. Unit Ambulans ini termasuk naungan dari Yayasan Pospera. Namun, bantuan yang di dapatkan berasal dari Pertamina. Mobil Ambulans yang sangat bervariasi ini menghabis kan dana sekitar 3 jutaan untuk di buat menjadi senyaman mungkin, dana ini di dapatkan dari donatur-donatur yang perduli terhadap Ambulans tersebut.

Sekarang ini, banyak sekali para penghalang pengendara Ambulans untuk melakukan tugasnya. Beruntung, Pak Ahmad ini tidak pernah mengalami hal tersebut karna memiliki tim relawan Ambulans yang selalu menemani seperti Tim Try agar bisa jalan dengan lancar dan sampai tujuan. Ia sangat berharap agar kejadian-kejadian seperti banyaknya penghalang jalannya Ambulans tidak terulang lagi, dan dari aparat tertentu selalu melindungi Ambulans yang melintas, karena ini merupakan tugas yang mulia agar setiap jenazah sampai ke tangan pihak keluarganya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Sharing informasi ini.