Riset Pembuatan Hidro Galaxy Vaksin Ikan Nila

Bogor, metro kota news
Singgih Nurseta, selaku Staff Layanan Teknis Balai Riset Perikanan Budi Daya Air Tawar Dan Penyuluhan Perikanan menjelaskan tempat ini sudah ada dari tahun 2000-an.

Pada saat awal muncul nya wabah pandemi tempat ini sempat tutup, namun masih ada beberapa pegawai teknis dan security yang datang ke tempat ini untuk mengurusi ikan dan kantor.

Kegiatan tersebut hanya dilakukan selana 3 bulan dan setelah itu kembali normal dengan sistem kerja di kantor dan ada juga yang di rumah.

Selama masa pandemi tetap melakukan penelitian tetapi dengan melakukan protokol kesehatan.

Tempat ini adalah tempat riset dan penyuluhan perikanan, tidak ada kaitan nya dengan produksi ikan.

Ada 4 bidang di tempat ini, yaitu genetika populasi, nutrisi pakan ikan, lingkungan, dan kesehatan ikan.

Dari 4 bidang tersebut akan dilakukan kegiatan riset. Untuk penyuluhan nya sendiri hanya membantu mendistribusikan teknologi yang sudah didapat dari riset. Melalui penyuluhan tersebut akan di sampaikan kepada masyarakat.

Untuk penyuluhan nya sendiri hanya membantu mendistribusikan teknologi yang sudah didapat dari riset. Melalui penyuluhan tersebut akan di sampaikan kepada masyarakat.

Baru-baru ini bagian kesehatan ikan sudah membuat vaksin untuk ikan nila yang bernama Hidro Galaxy. Kelebihan vaksin itu sangat bagus karena berfungsi untuk mencegah mortalitas.

“Karena ada pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kebanyakan masyarakat Indonesia belum menggunakan vaksin untuk perikanan kecuali untuk di ekspor, dan hanya dalam peternakan saja yang biasanya memakai vaksin” ujar Singgih.

Untuk saat ini vaksin Hidro Galaxy belum pada tahap produk, kemungkinan vaksin ini akan di produksi pada tahun 2021.

Penelitian vaksin ini sudah dilakukan dari 2016 lalu dan baru di setujui dan ditanda tangani pada tahun ini.
Tempat ini melayani jasa konsultasi dan belajar praktik budi daya ikan. Untuk konsultasi bisa datang pada hari kerja yaitu Senin sampai Jumat dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore. Jika ingin belajar praktik ke lapangan harus bersurat terlebih dahulu.

pada hari kerja yaitu Senin sampai Jumat dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore. Jika ingin belajar praktik ke lapangan harus bersurat terlebih dahulu.

“Konsultasi selalu buka setiap hari kerja kecuali praktik lapangan ada beberapa orang saja dan harus bersurat dahulu” ujar Singgih melanjutkan pembicaraan.

Riset budi daya ikan ini hanya membahas tentang ikan lokal air tawar konsumsi saja yang diteliti. Balai riset ini tidak menjual ikan hanya saja merekomendasikan tempat.

Harapan Singgih hanya ingin hasil riset nya dapat digunakan dan bermanfaat untuk masyarakat.(TR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Sharing informasi ini.