13/04/2021

Sejak 2019 Mobil Esemka Terjual 300 Unit, Penikmat Mulai dari Sektor Pertanian, Kendaraan Dinas TNI Hingga Pemerintah Kota

Jakarta, metrokota.net
Mobil Esemka sudah diluncurkan sejak 2019. Saat itu, peluncuran mobil Esemka dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pabrik Esemka yang berdiri di Boyolali, Jawa Tengah.

Hingga kini, mobil Esemka yang dijual adalah pikap Esemka Bima dengan mesin 1.200 cc dan 1.300 cc. Menurut Sabar Budi, Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) sebagai prinsipal Esemka, mobil-mobil Esemka terjual sebanyak 300-an unit sejak diluncurkan sampai saat ini.

Menurut Sabar, penjualan mobil Esemka tersebar di beberapa wilayah. Mobil Esemka ini sudah dinikmati berbagai kalangan di Jawa Tengah, Jakarta dan Sumatera. Ya, Esemka telah menyasar pasar Sumatera dengan membuka dealer di Lampung, yang beralamat di Jl Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Lalu, siapa saja pembeli mobil Esemka?
“(Dari sektor) perniagaan, perkebunan dan UKM (usaha kecil menengah),” kata Sabar dilansir dari detikcom.

Menurutnya, tak cuma tiga sektor tersebut yang menggunakan mobil Esemka. Beberapa instansi pemerintahan juga telah memborong mobil pikap Esemka Bima. Bahkan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan juga memiliki mobil pikap Esemka Bima di garasinya.

Diberitakan sebelumnya, TNI Angkatan Udara juga menggunakan mobil Esemka sebagai kendaraan dinas di beberapa satuan. Inkopau memesan 35 unit Esemka untuk dihibahkan ke TNI AU untuk mobilitas di Skadron Udara dan Skadron Teknik di sisi udara, hanggar, apron, dan taxyway.

Esemka untuk kendaraan dinas TNI AU diberi warna kuning. Di bagian atap mobil dilengkapi dengan lampu sirine berwarna oranye. Kemudian di bak belakang terdapat tulisan ‘Skadron Udara’ disertai dengan profil police line miring.

Mobil Esemka Bima bermesin 1.300 cc juga digunakan Pemerintah Kota Semarang. Mobil tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Semarang untuk sarana prasarana dari Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

Ada dua mobil yang dibeli oleh Pemkot Semarang dan dimodifikasi dengan ditambah power steering serta tutup pada bagian bak terbukanya. Selain itu mobil bermesin 1.300 CC itu juga dimodifikasi mendukung Bahan Bakar Gas (BBG). Kementerian Pertahanan (Kemhan) pun membeli 10 mobil Esemka 1.300 cc untuk keperluan operasional pada 2019 lalu. Mobil Esemka Bima yang dipinang Kemhan hadir dengan warna putih ditambah logo Kementerian Pertahanan di pintu kabin serta tulisan Kemhan di bak mobil. Saat ini, mobil Esemka masih dibanderol Rp 125 jutaan. Harga itu berlaku on the road di Pulau Jawa.

error

Sharing informasi ini.